My Humble Friends

Senin, 16 September 2019

Suaka bagi Perasaan

           Abraham wibowo


di saat terbakar ada suatu tempat bagimu
suatu ruangan kosong dengan bantal, kasur, dan guling
namun semua terbakar, jendelanya terbakar
cerminmu meleleh cair sampai ke kakimu
janganlah kau tunggu hingga mengabu

di saat hujan datang ke ruanganmu
janganlah kau usir hujan dan rintik-rintiknya
jangan pula kau tiup aroma tanahnya yang mengendap
namun jangan kau tunggu sampai banjir pula

sekarang kau masukkanlah semua itu ke dalam suaka
selalu akan dirawatnya hingga tercetak senyum di wajah mereka
dihidupkannya ke dalam kepuasan kata
yang akan kau tuang di dalam secarik kertas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar